Minggu, 06 Februari 2011

sketsa perjalanan hitam

Dalam perjalanan
setelah menempuh jarak dan waktu, hanya ada
satu hal yang aku mengerti bahwa sungguh
sulit bagi perjalanan ini untuk mencapaimu

kaki ini sudah lelah, langkahnya kian kacau:
kadang majunya bersamaan, kadang arahnya
suka berlawanan dan tak pernah bisa damai

tangan ini tak lagi terkendali gerakannya:
kalau disuruh membuka peta malah dikoyak,
senangnya merogoh saku lalu mengambil fotomu

mata ini semakin rabun dan semakin tak mampu
membedakan antara ilusi dan imajinasi sebab
engkau bagaikan dekat tapi tak tergapai-gapai

telinga ini mulai lengah menangkap suara radio
yang masih terus mencari gelombang cintamu dan
pinginnya dapat lekas-lekas mendengar suaramu

doa paling sinting: jemput aku dong, sayang
sebab tubuhku segera habis dilukai rindu dalam
perjalanan yang semakin kutempuh semakin jauh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar